PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/
organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang
produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Perilaku
konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian,
pembelian, dan setelah pembelian.
Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian
informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan
melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen
melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya
membuang produk setelah digunakan atau kegiatan-kegiatan individu
yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa
termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan
kegiatan-kegiatan tersebut.
Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi,
mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin
berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.
Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat
memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan
konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokan
menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.
Dalam kegiatan ekonomi
seorang konsumen melakukan kegiatan konsumsi mempunyai beberapa tujuan.
Terdapat empat tujuan kegiatan konsumsi dan ini juga merupakan pola perilaku
dari konsumen yaitu:
·
Mengurangi nilai guna barang atau jasa
secara bertahap Setiap orang yang melakukan konsumsi akan mengurangi nilai guna
barang atau jasa tersebut secara bertahap. Sebagai contohnya ialah seperti
memakai pakaian, kendaraan dan sepatu.
·
Menghabiskan nilai guna barang
sekaligus, Konsumen juga dapat menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
Sebagai contoh adalah makan dan minum.
·
Memuaskan kebutuhan secara fisik.
Seseorang melakukan konsumsi bertujuan untuk mencukupi kebutuhan mereka secara
fisik. Kebutuhan tersebut telah dijelaskan pada pembahasan bab sebelumnya.
Contohnya ialah mengenakan pakaian yang bagus agar penampilannya bertambah
baik.
·
Memuaskan kebutuhan rohani. Tidak hanya
kebutuhan secara fisik saja tujuan seorang konsumen melakukan kegiatan konsumsi
akan tetapi juga untuk memuaskan kebutuhan rohani seperti contohnya ialah
membeli kitab suci untuk kebutuhan religiusitas/ rohaninya.
No comments:
Post a Comment