Monday, 26 October 2015

Tugas Softskill Etika Bisnis Utilitarianisme

NAMA : MUTIARA PUTRI ARINA
KELAS : 4EA11
NPM:15212187

Tugas Softskill Etika Bisnis Utilitarianisme


I.                  PENDAHULUAN

Pada ekonomi Indonesia yang sangat memburuk ini menyebabkan orang-orang di perkotaan semakin sibuk dengan pekerjaan kantor. Tidak hanya para lelaki saja yang sibuk dengan pekerjaan di kantor di masa sekarang banyak sekali wanita yang sudah menikah untuk membantu keuangan keluarga untuk bekerja di luar rumah. Hal tersebut menyebabkan para ibu tidak memiliki banyak waktu untuk di rumah, termasuk untuk memasak makanan untuk keluarga di rumah. Para pedagang makanan melihat peluang tersebut dan menjadikan peluang untuk membuka warung masakan siap saji. Saya akan menganalisis kasus Utilitarianisme dan mengambil contoh Rumah Makan Padang Saiyo Kedung Halang.


II.TEORI

Teori utilitarianisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa tindakan dan kebijakan perlu dievaluasi berdasarkan manfaat dan biaya yang dibebankan pada masyarakat. Dalam situasi apa pun, tindakan atau kebijakan yang “benar” adalah yang memberikan manfaat paling besar atau biaya paling kecil (bila semua alternatif hanya membebankan biaya  bersih). Sebuah prinsip moral yang mengklaim bahwa sesuatu dianggap benar apabila mampu menekan biaya sosial ( social cost ) dan memberikan manfaat sosial ( social benefit ).
Utilitarianisme merupakan sebuah faham yang memperjuangkan prinsip utility. Prinsip utility (usefulness/kemanfaatan) secara umum adalah sebuah tindakan dianggap benar jika menghasilkan lebih banyak kebahagiaan daripada tindakan lain, dan tindakan dianggap salah jika tidak demikian.Tujuan filsafat moral dan politik utilitarianisme klasik untuk memaksimalkan utility dan beberapa ajaran utilitarianisme menjadi standar ajaran (prinsip-prinsip) utilitarianisme penganut utilitarianisme hingga saat ini. Namun yang mengalami perkembangan dari ajaran utilitarianisme adalah salah satunya mengenai utility. Sudah disinggung di atas, definisi utility utilitarianisme klasik terkesan hedonistik. Memenuhi prinsip utility artinya memaksimalkan happiness atau pleasure semaksimal mungkin. Happiness dan pleasure menjadi kondisi mental tertinggi yang mesti dipenuhi.
Definisi lain yang ditawarkan teoritisi utilitarian  adalah utility yang bersandar pada pengalaman yang non-hedonistik. Utilitarian ini mengkritisi pandangan utilitarianisme klasik yang terlampau mendefinisikan utility pada keadaan mental dalam satu bentuk paling tinggi, seperti kebahagiaan, padahal banyak bentuk kebaikan lain yang memunculkan perasaan yang sama bernilainya seperti kebahagiaan yang lahir dari pengalaman-pengalaman, seperti jatuh cinta, dll.Jadi, dalam definisi utility kedua ini, tindakan dianggap benar jika dari tindakan itu menghasilkan lebih banyak kebahagiaan. Kebahagian yang diukur dari pengalaman real, bukan dari perasaan mental.

III.           ANALISIS
 Analisis yang saya dapat tentang  Rumah Makan Padang Saiyo adalah
Positif:
·         Membantu Para Ibu untuk dapat menyajikan makanan yang enak dan sehat
·         Membuka lowongan kerja kepada orang sekitar kedung halang
·         Membantu masyarakat untuk mencintai makanan khas Indonesia
Negatif:
·         Membuat orang untuk malas masak karena lebih mudah membeli
·         Membuat sekitar daerah kedung halang macet

Refenresi
http://www.academia.edu/8958371/Teori_Utilitarianisme
http://www.lsaf.or.id/Ide/tabid/928/ID/6217/Hak-dan-Keadilan-dalam-Utilitarianisme.aspx




No comments:

Post a Comment